[Kelantan] melekat (buah-buahan dan lain-lain).
dekih
mendekih, mendekih-dekih, terdekih, terdekih-dekih tertawa kecil.
dekil
[Jakarta] selekeh, berdaki, kotor.
deking
[Indonesia-Belanda]
1. [bahasa percakapan] tempat berlindung, lindungan, perlindungan;
2. [bahasa percakapan] cagaran:
ketika meminjam wang tempoh hari, tanahnya dijadikan ~;
3. [bahasa percakapan] pelindung, penaung;
dideking
1. [bahasa percakapan] dihalangi, disekat;
2. dilindungi, dinaungi.
dekit
berdekit, berdekit-dekit ketawa kecil:
Midah tidak menjawab pertanyaanku, hanya ketawa ~ sambil menundukkan kepalanya.
deklamasi
pembacaan sajak dan sebagainya dengan irama suara, gaya dan penuh perasaan:
~ sajak;
berdeklamasi membaca (sajak dan lain-lain);
mendeklamasikan membacakan (menyampaikan) sajak dan lain-lain untuk didengari:
dia telah ~ sajaknya sejak setahun yang lalu;
pendeklamasian perihal atau perbuatan mendeklamasikan:
~ sajak;
pendeklamasi orang yang mendeklamasikan sajak, puisi dan sebagainya:
beliau juga mendapat pengiktirafan sebagai penulis dan ~ puisi tanah air.
deklarasi
1. wang biaya (perjalanan dan lain-lain);
2. pernyataan yang ringkas dan jelas (tentang sesuatu).
deknu
[Kelantan] di sana, di sesuatu tempat yang lain.
dekor
1. [Indonesia-Belanda] perlengkapan pentas (seperti tirai, hiasan, dan lain-lain) untuk pertunjukan sandiwara;
2. gaya atau keseluruhan alat hiasan yang memberikan wajah tertentu kepada sesuatu tempat (seperti bilik, rumah, dan sebagainya):
sesuai dengan struktur pembinaannya, ~ banglo berwajah antik ini turut melahirkan imej sebagaimana yang dikehendaki oleh tuannya.
dekorasi
1. hiasan, gambar hiasan;
2. bintang kehormatan yang dianugerahkan kerana bakti (jasa).