sekerat rotan (kayu dan lain-lain) yang dipegang ketika berjalan (untuk menyokong dan lain-lain):
apabila berjalan-jalan ia selalu membawa ~ semambunya;
~ ampai sejenis tongkat yang dipakai untuk mencari mata air (sumber minyak dan lain-lain), joran ampai;
~ kail batang (baur) kail;
~ membawa rebah (peribahasa) orang yang diamanahkan membuat sesuatu dia sendiri merosakkannya;
lagi ~ lagi senjata (peribahasa) perihal seorang yang mendapat dua macam pertolongan dalam satu pekerjaan;
patah ~ bertelekan (berjeremang), habis hulubalang bersiak (peribahasa) terus berusaha (tidak pernah putus asa);
bertongkat memakai (membawa, memegang, dan lain-lain) tongkat:
yang capik datang ~;
~ lidah sumbing dan lebar mulutnya;
~ lutut (duduk, membongkok) bertelekan, berteleku pada lutut;
~ tangan (ruas) berteleku;
~ jarum (peribahasa) sesuatu yang mustahil diperoleh (ejekan);
~ senduk (tempurung) [Minangkabau], (peribahasa) sudah tua sekali (orang);
~ tebu [Minangkabau], (peribahasa) berjalan bersama-sama isteri atau kekasih;
patah sayap ~ paruh (peribahasa) tidak putus asa mengerjakan sesuatu dengan sehabis-habis usaha;
bertongkatkan menggunakan sesuatu sebagai tongkat:
Tuk Penghulu berdiri dengan ~ sebatang kayu panjang sedepa;
tidak beberapa lama kemudian tampillah seorang lelaki tua yang ~ sebatang lembing;
menongkat
1. menopang, menunjang:
~ dagu menopang dagu;
2. [kiasan] menganjung-anjung, mempertinggi;
~ langit
a) [kiasan] hidup di dunia seolah-olah sampai bila-bila atau selama-lamanya:
masakan dia hendak ~ langit;
b) berada dalam kedudukan yang tegak berdiri dan tinggi seolah-olah menopang langit:
pohon-pohon nyiur yang ~ langit kian kabur pada pandangan;
menara berkembar Petronas yang terpacak ~ langit;
menongkatkan menurunkan tongkat sesuatu:
~ basikal.